S E M A N G A T!

Diri ini sudah mengalami lika liku kehidupan. Namun apa itu cukup untuk bisa dikatakan berhasil? Banyak kegagalan yang sudah diri ini alami. Namun, itu tidak cukup untuk menyatakan bahwa diri ini sudah berhasil.

Aku, sang pengejar mimpi, penakluk mentari, pejuang tangguh dalam menghadapi rintangan yang datang bertubi-tubi. Aku lelah, jujur saja. Lantas, apa yang harus aku lakukan sekarang?

Aku belum bisa memberikan kabar gembira itu kepada kedua orangtuaku. Kabar gembira aku masuk di "situ". Sudah berulang kali aku mengecewakan mereka. Aku merasa sangat gagal menjadi anak yang baik. Aku merasa sangat lemah, aku merasa sangat bodoh. Disaat jiwa ini hancur, disaat tak ada lagi semangat dalam diri, disaat semua terasa sudah berakhir, disitulah Allah menguji seberapa besar tekad, semangat dan usaha ku untuk tetap bertahan, untuk tetap bertahan, dan untuk tetap bertahan. Aku yakin, Ia tau bahwa aku gagal karena ada suatu tempat yg sangat baik untukku diujung sana. Tinggal bagaimana caraku agar bisa sampai ke tempat itu.

Mulai sekarang, aku akan berjanji dengan diri sendiri, bahwa aku akan memberikan kabar gembira itu kepada kedua orangtuaku. Bisa berkata "ma, pa, mbak lulus"! Betapa bahagianya bisa melihat kebahagiaan mereka, merasa bahwa mereka bangga punya anak seperti aku.

Terimakasih untuk penyemangat yg membuatku sadar bahwa tak ada yang tak mungkin didunia ini. Terimakasih, calon seniorku. Sebaris kalimat penyemangatmu sangat berarti bagiku. Semoga kita bisa berkeliling dunia bersama!

YaAllah, lancarkanlah, permudahkanlah, dan berikanlah yang terbaik untukku. Untuk kedua orangtuaku, keluargaku, sahabat-sahabatku dan semua orang yang menyayangiku, dan juga untuk dia, yang mungkin sekarang belum kukenal.

Semangat, disaat diri ini lelah kembali, ingatlah ada beribu bahkan berjuta saingan yang bersemangat mempersiapkan diri untuk bersaing. Ingat mama papa, ingat mimpi yang harus digapai!!!


Semangat, USM STAN2015! Bismillahirrahmanirrahim staner'15 kbn aamiin🙅💪😊

Komentar

Postingan Populer